Wakaf dalam Perspektif Fiqh: Analisis Komparatif Mazhab dan Relevansinya di Era Kontemporer
Main Article Content
Abstract
Waqf is a socio-religious institution in Islam that plays a strategic role in developing the welfare of the community. This article analyzes waqf from a fiqh perspective using a comparative approach between schools of thought, covering the definition, legal basis, pillars, conditions, types, and differences of opinion among classical and contemporary scholars. This research uses a normative legal research method with a comparative-school approach and a conceptual approach. Through a study of the Qur'an, hadith, authorized fiqh books, contemporary fatwas, and laws and regulations, this study finds that differences in views between schools, especially regarding the ownership status of waqf assets, the permanence of waqf objects, and the permissibility of cash waqf, stem from differences in istinbath methodology. The findings indicate that the flexibility of waqf fiqh, particularly in the Hanafi and Maliki schools of thought, opens up space for innovation in productive waqf management in the modern era. This article recommends a revitalization of waqf fiqh that is responsive to contemporary challenges without abandoning the fundamental principles of sharia
Article Details
References
Badan Wakaf Indonesia. (2020). Peraturan Badan Wakaf Indonesia Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pedoman Pengelolaan dan Pengembangan Harta Benda Wakaf. Jakarta: Badan Wakaf Indonesia.
Badan Wakaf Indonesia. (2021). Peraturan Badan Wakaf Indonesia Nomor 1 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Wakaf Indonesia. Jakarta: Badan Wakaf Indonesia.
Badan Wakaf Indonesia. (2023, 10 Juni). Mengenal Tugas dan Fungsi Badan Wakaf Indonesia. Diakses dari https://www.bwi.go.id.
Hidayah, Kharisma Nur. (2025). Analisis Yuridis Terhadap Pembatalan Dan Pengembalian Sebagian Benda Wakaf Dari Objek Wakaf Pada Perkara Putusan Pengadilan Tinggi Agama Jakarta Nomor 122/Pdt.G/2024/PTA.JK (Skripsi). Jakarta: Institut Ilmu Al Quran (IIQ) Jakarta.
InfoPublik. (2025, 5 Agustus). Ketua MPR: Perlu Revisi UU untuk Maksimalkan Peran Wakaf dalam Pembangunan. Diakses dari https://infopublik.id.
JDIH Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. (2025, 23 Mei). Komisi II Apresiasi Pembentukan Pokja Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf. Diakses dari https://jdih.dpr.go.id.
Keputusan Bersama Menteri Agama RI dan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 422 dan Nomor 3/SKB/BPN/2004 Tahun 2004 tentang Sertipikasi Tanah Wakaf. (2004). Jakarta: Kementerian Agama dan Badan Pertanahan Nasional.
Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 2 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pendaftaran Tanah Wakaf. (2017). Jakarta: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.
Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 1977 tentang Perwakafan Tanah Milik. (1977). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1977 Nomor 38. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. (2006). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 111. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. (2018). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 174. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Pengadilan Tinggi Agama Jakarta. (2024). Putusan Nomor 122/Pdt.G/2024/PTA.JK. Jakarta: Pengadilan Tinggi Agama Jakarta.
Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. (2004). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 159. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Victoria, Ong Argo. (2018). Waqf al-nuqud in Indonesia (In Law Perspective). Jurnal Hukum UNISSULA, 34(2), 45-60.