Problematika Nazir Wakaf di Indonesia: Analisis Yuridis terhadap Kapasitas, Akuntabilitas, dan Reformasi Kelembagaan Pengelola Wakaf

Main Article Content

Putri Humaira Djufri
Basaria Nainggolan

Abstract

Nazir wakaf merupakan elemen sentral dalam ekosistem perwakafan di Indonesia yang menentukan keberhasilan pengelolaan dan pengembangan aset wakaf. Namun demikian, realitas di lapangan menunjukkan bahwa problematika nazir masih menjadi hambatan utama dalam optimalisasi wakaf nasional. Artikel ini mengkaji secara yuridis berbagai persoalan yang melingkupi nazir wakaf, meliputi rendahnya kompetensi dan profesionalisme, lemahnya akuntabilitas dan transparansi, ketidakjelasan status hukum, serta belum optimalnya pembinaan dan pengawasan oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI). Melalui pendekatan normatif dengan kajian peraturan perundang-undangan, penelitian ini menemukan bahwa meskipun Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf telah memberikan kerangka hukum yang komprehensif, implementasinya masih jauh dari ideal. Diperlukan reformasi kelembagaan yang menyeluruh, peningkatan kapasitas nazir secara berkelanjutan, serta penguatan sistem pengawasan berbasis teknologi untuk mewujudkan wakaf produktif yang memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Article Details

How to Cite
Putri Humaira Djufri, & Basaria Nainggolan. (2026). Problematika Nazir Wakaf di Indonesia: Analisis Yuridis terhadap Kapasitas, Akuntabilitas, dan Reformasi Kelembagaan Pengelola Wakaf. Al-Kindi, 2(2), 168–180. Retrieved from https://journal-aharesearch.com/index.php/akjpim/article/view/135
Section
Articles

References

Abdurrahman. Masalah Perwakafan Tanah Milik dan Kedudukan Tanah Wakaf

di Negara Kita. Bandung: Citra Aditya Bakti, 1994.

Ali, Muhammad Daud. Sistem Ekonomi Islam: Zakat dan Wakaf. Jakarta: UI Press,

1988.

Athoillah. "Pengelolaan Wakaf Produktif Berbasis Nazir Profesional." Jurnal Asy-

Syari'ah, Vol. 21, No. 1 (2019): 19-35.

Badan Wakaf Indonesia. Laporan Perkembangan Wakaf Nasional 2022. Jakarta:

BWI, 2022.

Cizakca, Murat. Islamic Capitalism and Finance: Origins, Evolution and the

Future. Cheltenham: Edward Elgar Publishing, 2011.

Djunaidi, Achmad dan Thobieb Al-Asyhar. Menuju Era Wakaf Produktif: Sebuah

Upaya Progresif untuk Kesejahteraan Umat. Jakarta: Mitra Abadi Press,

2005.

Fahruroji. "Liberalisasi Harta Wakaf." Jurnal Al-Awqaf, Vol. II, No. 1 (2009): 1-15.

Hamami, Taufiq. Perwakafan Tanah dalam Politik Hukum Agraria Nasional.

Jakarta: Tatanusa, 2003.

Harahap, Sumuran. Paradigma Baru Wakaf di Indonesia. Jakarta: Direktorat

Pemberdayaan Wakaf Kemenag RI, 2008.

Hasan, Sudirman. Wakaf Uang: Perspektif Fiqih, Hukum Positif, dan Manajemen.

Malang: UIN Maliki Press, 2011.

Hasan. "Problematika Nazir Wakaf di Indonesia." Jurnal Waqf dan Ekonomi Islam,

Vol. IV, No. 2 (2021): 108-128.

Hasanah, Uswatun. "Peranan Wakaf dalam Mewujudkan Kesejahteraan Sosial."

Jurnal Ahkam, Vol. XII, No. 1 (2012): 103-116.

Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Undang-

Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf.

Peraturan Badan Wakaf Indonesia Nomor 2 Tahun 2010 tentang Tata Cara

Pendaftaran Nazir.

Rashid, Khalid. "Waqf Administration in India." Journal of Muslim Minority

Affairs, Vol. 22, No. 2 (2002): 369-385.

Rozalinda. Manajemen Wakaf Produktif. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2015.

Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf.

Usman, Rachmadi. Hukum Perwakafan di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika, 2009.