Integrasi Nilai-nilai Islam Pada Bidang Hukum Keluarga: Transformasi Hukum Menuju Tatanan Syariat Islam

Main Article Content

Fauzul Kabir

Abstract

Abstrak


Penelitian ini mengkaji transformasi hukum keluarga Islam dari masa pra-Islam (Jahiliyah) menuju masa Islam serta relevansinya dalam konteks modern. Pada masa Jahiliyah, masyarakat Arab hidup dalam sistem sosial patriarkal yang menindas perempuan. Perempuan tidak memiliki hak hukum, bahkan diperlakukan sebagai barang warisan atau dikubur hidup-hidup. Kehadiran Islam melalui Al-Qur’an dan Hadis membawa revolusi sosial dan hukum dengan menegakkan nilai-nilai keadilan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Islam mendefinisikan ulang konsep pernikahan sebagai mitsaqan ghalizha (perjanjian kokoh) yang menempatkan laki-laki dan perempuan dalam kedudukan setara di hadapan hukum dan Tuhan. Dalam konteks kontemporer, pembaruan hukum keluarga Islam tetap urgen untuk menjawab tantangan globalisasi, perubahan sosial, serta tuntutan kesetaraan gender. Reformasi hukum ini bukan bentuk penyimpangan dari ajaran agama, melainkan upaya kontekstualisasi nilai-nilai syariat agar tetap hidup dan relevan sepanjang zaman. Melalui pendekatan kepustakaan dan analisis historis-normatif, penelitian ini menegaskan bahwa pembaruan hukum keluarga merupakan sarana menjaga keseimbangan antara ajaran wahyu dan dinamika masyarakat modern.


Kata Kunci: Pembaruan Hukum, Islam, Kesetaraan Gender, Masyarakat Jahiliyah,

Article Details

How to Cite
Fauzul Kabir. (2025). Integrasi Nilai-nilai Islam Pada Bidang Hukum Keluarga: Transformasi Hukum Menuju Tatanan Syariat Islam. Al-Kindi, 1(2), 29–42. Retrieved from https://journal-aharesearch.com/index.php/akjpim/article/view/15
Section
Articles

References

Abd Rahim Amin, (2012) “Hukum Islam Dan Transformasi Sosial Masyarakat Jahiliyyah:(Studi Historis Tentang Karakter Egaliter Hukum Islam),” Diktum,

Adil Muhammad Thoyib et al., (2025) “Mitos Dalam Keyakinan Msyarakat Jahiliyah Di Tinjau Dari Perspektif Al-Qur’an,” AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam Dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) 5, no. 2

Alya Putri Rahmasari, (2024) “Rekonstruksi Hukum Keluarga Islam Dalam Perspektif Kontemporer,” Al-Istinbath: Jurnal Ilmu Hukum Dan Hukum Keluarga Islam 1, no. 4.

Arif Sugitanata, (2020) Relevansi pembaruan Islam Bidang Hukum Keluarga Terhadap Egaliter laki-laki dan perempuan, BILANCIA Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum, Vol. 14 No. 2,

Asrizal Saiin, (2017) “Menelaah Hukum Waris Pra-Islam Dan Awal Islam Serta Peletakan Dasar-Dasar Hukum Kewarisan Islam,” Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam 9, no. 1.

Eko Setiawan, (2014)“Dinamika Pembaharuan Hukum Keluarga Islam Di Indonesia,” De Jure: Jurnal Hukum Dan Syar’iah 6, no. 2 .

Fauzul Kabir and Wahyu Trisno Aji, “Masjid Dalam Kitab Suci Negara: Pendirian Masjid Dalam Peraturan Pemerintah Indonesia,” WISSEN: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora 3, no. 1 (2025): 335–58.

Gusniarti Nasution et al., (2022)“Situasi Sosial Keagamaan Masyarakat Arab Pra Islam,” TSAQIFA NUSANTARA: Jurnal Pembelajaran Dan Isu-Isu Sosial 1, no. 01.

Hijriatu Sakinah and Suyuti Dahlan Rifa’i,(2021) “Islam Dan Gender: Relevansi Pembaharuan Islam Bidang Keluarga Dan Tuntutan Egaliter,” Tahkim 4, no. 1.

HR. Abu Dawud no. 2096, Ibnu Majah no. 1873

HR. Abu Dawud no. 5146

Isnain La Harisi and M Wahid Abdullah, (2024)“Pembaharuan Hukum Keluarga Islam Dalam Menghadapi Tantangan Sosial Kontemporer Persepektif Maqashid Syariah,” USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam 5, no. 2 .

Januario, Fadil, and Toriquddin, “Hakikat Dan Tujuan Pernikahan Di Era Pra-‎ Islam Dan Awal Islam.”Jurnal Al-Ijtimaiyyah, vol. 8, No. 1.

Khairul Amri,(2022) “Sosiohistoris Masyarakat Arab Pra Islam,” Jurnal Mumtaz 2, no. 1 .

Khoiruddin Nasution, (2007) “Islam Membangun Masyarakat Bilateral Dan Implikasinya Terhadap Hukum Keluarga Islam Indonesia,” Al-Mawarid: Jurnal Hukum Islam 17

Mahdalena Nasrun,(2016) “Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Arab Jahiliyyah (Ditinjau Dari Fiqhalhadits),” Al Mabhats: Jurnal Penelitian Sosial Agama 1, no. 1

Mazaya, (2014) "Kesetaraan Gender Dalam Perspektif Sejarah Islam.” SAWWA, Vol. 9, No 2.

Moh. Zakaria,(2021) Pembaharuan Islam Bidang Keluarga dan Relevansinya dengan Tuntutan Egaliter Laki-Laki dan Perempuan, QADAUNA Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam, Vol. II, No. 3.

Muchammad Qosim Alfaizi,(2022) “Membangun Kesetaraan Gender Dalam Kehidupan Keluarga Perspektif Hukum Islam,” Jurnal Restorasi Hukum 5, no. 1

Muhammad Thoyib and Muhammad Chairul Huda,(2022) “Dinamika Hukum Keluarga Islam: Dari Pra Kenabian Hingga Kenabian,” Bidayah: Studi Ilmu-Ilmu Keislaman,

Nur Fauziyah Laili and Moh Rofqil Bazikh,(2023) “Metode Reformasi Hukum Keluarga Islam Di Dunia Muslim Perspektif Khoiruddin Nasution,” Jurnal Restorasi Hukum 6, no. 1.

QS. Al-Hujurat 49: Ayat 13

Rahmadani Rahmadani and Haidar Putra Daulay,(2024) “Studi Sistem-Sistem Kebudayaan Masyarakat Arab Pra Islam,” Journal Of Human And Education (JAHE) 4, no. 6

Retni Setiyawanti,(2024) “Pembaruan Islam Dalam Bidang Hukum Keluarga (Era Tradisi Arab (Pra Islam), Era Setelah Datangnya Islam, Era Kodifikasi),” El-Faqih: Jurnal Pemikiran Dan Hukum Islam 10, no. 2.

Ridwan Angga Januario, Fadil Fadil,(2022) and Moh Toriquddin, “Hakikat Dan Tujuan Pernikahan Di Era Pra-‎ Islam Dan Awal Islam,” Jurnal Al-Ijtimaiyyah 8, no. 01.

Setiawan, “Dinamika Pembaharuan Hukum Keluarga Islam Di Indonesia.” De jure, Jurnal Syariah dan Hukum, Vol. 6, No. 2

Setiyawanti, “Pembaruan Islam Dalam Bidang Hukum Keluarga (Era Tradisi Arab (Pra Islam), Era Setelah Datangnya Islam, Era Kodifikasi).” El-Faqih: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam, Vol. 10, No. 2.

Viky Mazaya,(2014) “Kesetaraan Gender Dalam Perspektif Sejarah Islam,” Sawwa: Jurnal Studi Gender 9, no. 2 .

Wihda Yanuar Firdaus et al.,(2025) “Aturan Hukum Sebelum Islam,” Moral: Jurnal Kajian Pendidikan Islam 2, no. 2.