Efektivitas Supervisi Klinis terhadap Pengembangan Profesionalisme Guru dan Kualitas Pembelajaran di SMP Negeri 12 Malang
Main Article Content
Abstract
This study aims to determine the effectiveness of clinical supervision on the development of teacher professionalism and the quality of learning at SMP Negeri 12 Malang. This research uses a qualitative approach with a case study type. The research subjects consist of the principal, teachers, and 7th and 8th-grade students who were selected using purposive sampling techniques. Data collection was conducted thru in-depth interviews and direct observations of the learning process. The data were then analyzed descriptively thru the stages of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research results show that clinical supervision at SMP Negeri 12 Malang is conducted in a scheduled, collaborative, and sustainable manner thru the stages of planning, observation, evaluation, and follow-up. Clinical supervision helps teachers improve their teaching methods, enhance their readiness for learning, and develop their professionalism, thereby making the quality of learning more effective and focused. However, the implementation of supervision still faces several obstacles, such as limited technological capabilities, teachers' nervousness during supervision, and the large number of teachers that need to be supervised. Overall, clinical supervision is considered quite effective in supporting the improvement of teacher professionalism and the quality of learning in schools.
Keywords: Clinical Supervision, Quality of Learning, Educational Supervision, Supervision Effectiveness, Teacher Professionalism
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas supervisi klinis terhadap pengembangan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran di SMP Negeri 12 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, serta siswa kelas 7 dan 8 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap proses pembelajaran. Data kemudian dianalisis secara deskriptif melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi klinis di SMP Negeri 12 Malang dilakukan secara terjadwal, kolaboratif, dan berkelanjutan melalui tahap perencanaan, observasi, evaluasi, dan tindak lanjut. Supervisi klinis membantu guru dalam memperbaiki metode mengajar, meningkatkan kesiapan pembelajaran, serta mengembangkan profesionalisme guru sehingga kualitas pembelajaran menjadi lebih efektif dan terarah. Namun, pelaksanaan supervisi masih mengalami beberapa kendala, seperti keterbatasan kemampuan teknologi, rasa gugup guru saat supervisi, dan banyaknya jumlah guru yang harus disupervisi. Secara keseluruhan, supervisi klinis dinilai cukup efektif dalam mendukung peningkatan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran di sekolah.
Kata kunci: Supervisi Klinis, Kualitas Pembelajaran, Supervisi Pendidikan, Evektivitas Supervisi, Profesionalisme Guru
Article Details
References
Asdhiani, Y. (2021). Supervisi Klinis untuk Meningkatkan Kinerja Guru (1st ed.). Pustaka MediaGuru.
Hadiansyah, C. F., Zahro, F. A., Wahidin, W., & Ismail, A. T. (2025). Supervisi Kolaboratif dalam Meningkatkan Kemampuan Profesional Guru di SMA Negeri Kota Bandung. Jurnal Manajemen Pendidikan: Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen Dan Kepemimpinan Pendidikan, 7(2), 80–89.
Hanafiah, H., Sauri, R. S., Rahayu, Y. N., & Arifudin, O. (n.d.). Upaya Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru melalui Supervisi Klinis Kepala Sekolah | JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan. Retrieved May 24, 2026, from http://jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/1049
Ibrahim, A., Haq Alang, A., Madi, Baharuddin, Aswar Ahmad, M., & Darmawati. (2018). Metodologi Penelitian (I). Gunadarma Ilmu.
Karmelia, M., & Anisa, T. (2024). Peran Supervisi Klinis dalam Meningkatkan Kinerja Guru di Sekolah. 8.
Lenaini, I. (2021). Teknik Pengambilan Sampel Purposive dan Snowball Sampling. Historis : Jurnal Kajian, Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33–39. https://doi.org/10.31764/historis.v6i1.4075
Milasari, M., Hasibuan, L., Anwar Us, K., Wahyudi, H., & Saputra, H. (2021). Prinsip-prinsip Supervisi, Tipe/Gaya Supervisi, Komunikasi Dalam Supervisi Pendidikan dan Supervisi Pendidikan Islam. Indonesian Journal of Islamic Educational Management, 4(2), 45. https://doi.org/10.24014/ijiem.v4i2.13056
Purwaningsih, E., Najwa, K., Nahidah, N., & Hariyadi, A. (2023). Supervisi Akademik Dengan Pendekatan Kolaboratif Dalam Meningkatkan Kinerja Guru. Equity In Education Journal, 5(1), 30–36.
Setiati, R., & Rugaiyah, R. (2023). Implementasi Supervisi Klinis terhadap Kualitas Pembelajaran yang Berpusat pada Murid. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(9), 7205–7209. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i9.2863
Sugiono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (5th ed.). Alfabeta.
Sugiyah, S. (2023). Supervisi Klinis Berkelanjutan Mampu Meningkatan Kompetensi Guru Dalam Penerapan Pembelajaran Project Based Learning. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 8(2), 337–345. https://doi.org/10.51169/ideguru.v8i2.559
Suharsih, S. (2023). Kompetensi Guru Meningkat melalui Supervisi Klinis Kolaboratif dalam Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Learning. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 8(3), 746–753. https://doi.org/10.51169/ideguru.v8i3.609