Prinsip Perkawinan dalam Perspektif Fiqih Madzhab dan Kompilasi Hukum Islam: Korelasinya dengan Ketahanan Keluarga di Indonesia

Main Article Content

Muhammad Siddieq Al'Amin
Ulin Na'mah

Abstract

This study aims to analyze the principles of marriage according to fiqh schools and the Compilation of Islamic Law (KHI) and to evaluate the relevance of both frameworks to strengthening family resilience in Indonesia. The method used is library research with a normative-comparative approach. Primary data sources include classical fiqh books from four schools (Hanafi, Maliki, Shafi'i, Hanbali) and KHI, while secondary sources consist of SINTA-indexed journal articles and official reports from BKKBN and Religious Courts. The results show that fiqh schools emphasize six marriage principles, while KHI formulates similar principles with additional emphasis on registration, limited monogamy, and strict divorce procedures. Fundamental differences were found in three aspects: polygamy, ijbar rights, and registration obligations. The study concludes that the principles of kafa'ah, marriage registration, polygamy restrictions, and difficult divorce procedures are the most influential aspects of family resilience. Further empirical research is needed in areas with high divorce rates to examine the internalization of these principles in society.

Article Details

How to Cite
Muhammad Siddieq Al’Amin, & Ulin Na’mah. (2026). Prinsip Perkawinan dalam Perspektif Fiqih Madzhab dan Kompilasi Hukum Islam: Korelasinya dengan Ketahanan Keluarga di Indonesia. Al-Kindi, 2(3), 206–218. Retrieved from https://journal-aharesearch.com/index.php/akjpim/article/view/192
Section
Articles

References

Azhari. (2025). Nikah Sirri dalam Tinjauan Fikih Munakahat dan Konteks Sosial Kontemporer. Jurnal Hukum Islam, 14(1), 100-118.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2023). Data Keluarga Berkonflik di Indonesia. Jakarta: BKKBN.

Dermawan, N., & Ashiddiqi, M. H. (2023). Peran Fiqih Munakahat Dalam Pernikahan Muslim: Panduan Untuk Kehidupan Berumah Tangga Yang Bahagia. MUADALAH: Jurnal Hukum, 3(2), 89-98.

Kementerian Agama RI. (2019). Kompilasi Hukum Islam di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.

Miftahussurur, W., & Saini. (2025). Paradigma Baru Bimbingan Pra Nikah: Integrasi Maqasid Syariah dan Fikih Syafi'i untuk Membangun Ketahanan Keluarga. Syariah: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 1(2), 37-53.

Pengadilan Agama Bondowoso. (2023). Laporan Tahunan Angka Perceraian 2020-2022. Bondowoso: PA Bondowoso.

Ramulyo, M. I. (2018). Hukum Perkawinan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.

Rosdiana, R., Abdurrahman, F., Rianadiwa, S., & Podungge, M. F. (2025). Telusur Prinsip Perkawinan: Perspektif Fiqih Madzhab dan Kompilasi Hukum Islam. Jurnal Hukum Keluarga, 7(1), 1-12.

Shihab, M. Q. (2017). Tafsir al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur'an (Vol. 11). Tangerang: Lentera Hati.

Syarifuddin, A. (2019). Hukum Perkawinan Islam di Indonesia: Antara Fikih Munakahat dan Undang-Undang Perkawinan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974.

Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

Wesiah, & Yusroh, A. R. (2025). Tinjauan Fiqih Munakahat Terhadap Kesepakatan Pernikahan Tanpa Memiliki Anak Child Free. Jurnal Ilmiah Ahwal Syakhshiyyah, 7(1), 1-18.