Integrasi Nilai-Nilai Tasawuf dalam Psikoterapi Islam untuk Penguatan Kesehatan Mental Siswa di Era Digital
Main Article Content
Abstract
This study aims to analyze the integration of Sufi values into Islamic psychotherapy as a strategy to strengthen students’ mental health in the digital era through a literature review approach. The digital era presents various psychological challenges, including anxiety, distraction, gadget dependence, and a decline in emotional regulation, thereby requiring a more comprehensive spiritual approach. Sufi values such as tazkiyatun nafs, muraqabah, muhasabah, patience, and dhikr hold significant potential in helping students develop inner peace and mental resilience. Through an extensive examination and analysis of classical and contemporary literature, this study identifies that Sufi-based Islamic psychotherapy offers a holistic healing mechanism by integrating cognitive, emotional, and spiritual dimensions. The findings indicate that the internalization of Sufi values can enhance self-awareness, impulse control, emotional stability, and the ability to face academic and social pressures proportionally. This integration is also relevant for implementation in educational settings through the habituation of dhikr, spiritual mentoring, and value-based counseling. Thus, this study emphasizes the importance of Sufism as a foundational model of Islamic psychotherapy that is adaptive to students’ mental health needs in the digital era
Article Details
References
Abitolkha, A. M., & Muvid, M. B. (2020). Islam sufistik: Membumikan ajaran tasawuf yang humanis, spiritualis dan etis. Penerbit CV. Pena Persada.
Al Maesyuro, S. F. Y. (2025). Kecemasan dan Depresi Dalam Perspektif Al Qur’an. Kartika: Jurnal Studi Keislaman, 5(3), 1509–1521.
Alfaiz, A., Yandri, H., Kadafi, A., Mulyani, R. R., Nofrita, N., & Juliawati, D. (2019). Pendekatan Tazkiyatun An-Nafs untuk membantu mengurangi emosi negatif klien. Counsellia: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 9(1), 65–78.
Ali, M., Sa’ad, S., & Anwar, E. S. (2025). Tasawuf sebagai Jembatan Rasionalitas dan Spiritualitas: Kajian Pemikiran Al-Ghazali dalam Konteks Islam Klasik. AL-MUTSLA, 7(1), 164–194.
Ayomi, H. V., & Paramma, P. R. T. (2021). Gereja dan korupsi: Analisis isi khotbah (content analysis) terkait praktek korupsi di Papua. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 7(1), 197–216.
Fadillah, M., Latipah, E., & Isnaini, R. L. (2025). Eksplorasi Pembelajaran Berbasis Mindfulness Dalam Meningkatkan Fokus dan Sikap Religius Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab di UIN Sunan Kalijaga YOGYAKARTA. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 13(1), 185–196.
Febriansyah, A. D., Rostiawan, F. F., Arifrianto, F., & Mujidin, M. (2025). Perbandingan Strategi Konseling Islam Dengan Psikoterapi Barat: Pendekatan Teoritis dan Praktis. Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Dan Konseling Islam, 8(1), 79–100.
Kartika, D. K., Shofiah, V., & Rajab, K. (2025). Psikoterapi Islam untuk meningkatkan kesehatan mental. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 2(2), 78–85.
Kholifah, U. N. (2025). Konsep Sabar dalam Perspektif Pendidikan Tasawuf dan Relevansinya terhadap Resiliensi Psikologis. Al-Kindi, 1(2), 162–173.
Khosan, A. (2024). Studi deskriptif CBT (Cognitive Behavioral Therapy) berbasis spiritual dalam meningkatkan muhasabah pasien rehabilitasi narkoba di Yayasan Grapiks Cleunyi, Kabupaten Bandung. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Lestari, R., Windarwati, H. D., & Hidayah, R. (2023). The power of digital resilience: Transformasi berpikir kritis dan penguatan kesehatan mental emosional di era disrupsi. Universitas Brawijaya Press.
Naailah, D., Hasanah, M., Gazali, A., & Hariry, S. (2025). Pengaruh Ibadah Zikir terhadap Ketenangan Batinpada Remaja Muslim. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 1(03), 898–905.
Nisa, F. F., Madani, A. P., & Hidayat, R. (2025). Peran Dzikir dalam Reduksi Kecemasan: Studi Kualitatif terhadap Praktisi Tasawuf Modern. INKAMKU: Journal of Community Service, 4(2), 71–77.
Patimah, I., & Kep, M. (2021). Konsep relaksasi zikir dan implikasinya terhadap penderita gagal ginjal kronis (kajian teoritik dan praktik). Penerbit Adab.
Prananda, A. R., Ramadhani, D., Meliala, N. A. S., Sirait, P. S. R., & Lyza, S. N. (2025). Hubungan Antara Ibadah Dengan Kesehatan Mental Remaja Dalam Praktek Keagamaan Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Mental. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(7), 48–50.
Rahayu, W. S., Bahar, R., & Nurdin, A. (2025). Peran Ilmu Tasawuf dalam Meningkatkan Kesehatan Mental dan Spiritualitas Generasi Z: Studi di Pesantren Idrisiyyah. Nathiqiyyah, 8(1), 79–87.
Sirojuddin, A. S., & Sabilillah, K. (2025). Menggali Krisis Psikospiritual dan Akhlak Manusia melalui Lensa Tasawuf. SUHU: Journal of Sufism and Humanities, 1(1), 58–72.
Waruwu, M. (2024). Pendekatan penelitian kualitatif: Konsep, prosedur, kelebihan dan peran di bidang pendidikan. Afeksi: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 5(2), 198–211.
Wasfiyah, F., Mutmainnah, B., Subhan, N. I., Santalia, I., & Yusriani, Y. (2025). Integrasi Sholat sebagai Terapi Emosional dalam Pendidikan dan Konseling Islam. Moderasi: Journal of Islamic Studies, 5(1), 13–40.